|
Bangkai Ayam Dijual Bebas di Tulungagung |
|
|
|
|
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tulungagung meminta pemerintah mengawasi penjualan ayam bangkai di masyarakat. Ayam-ayam tersebut dijual dalam keadaan matang untuk mengelabuhi konsumen.
Sekretaris MUI Cabang Tulungagung Abu Sofyan Sirojudin mengatakan bangkai ayam atau yang lebih dikenal dengan sebutan ayam tiren (mati kemaren) ini banyak ditemukan di warung makanan pinggir jalan. Sebagian besar dijual dalam keadaan sudah dimasak dan diberi berbagai macam bumbu. Sedangkan lainnya dijual mentah dengan kondisi ditusuk bambu. “Jadi seolah-olah siap dipanggang,” kata Sofyan. Sofyan menengarai praktek seperti sudah lama terjadi. Hal itu berdasarkan banyaknya laporan dari masyarakat yang meminta MUI menindak para pelaku penjualan ayam tiren tersebut. Terlebih lagi sebagian dari para pedagang bangkai ayam itu menjajakan dagangannya dari rumah ke rumah. Karena harganya yang murah, bangkai ayam ini cukup diminati para pedagang makanan masak seperti soto dan sate. Meski masih memerlukan pembuktian dan penyelidikan oleh pihak terkait, Sofyan meyakini praktik tersebut betul-betul terjadi. “Harganya hanya separuh harga normal,” katanya. Diduga bangkai ayam ini diperoleh para distributor dari sejumlah peternakan di Kabupaten Tulungagung dan Blitar. Sebab dari satu lokasi peternakan saja tersedia puluhan hingga ratusan ayam yang mati setiap hari. Para pemilik kandang bahkan diuntungkan dengan keberadaan pemasok bangkai ini untuk mengurangi resiko kerugian. Menurut hasil investigasi tim MUI, bangkai-bangkai ayam itu dipasok ke sejumlah pasar tradisional di Tulungagung. Biasanya transaksi mereka dilakukan pukul 01.00 – 04.00 WIB dini hari untuk menghindari pengawasan. Karena itu Sofyan meminta pemerintah dan kepolisian menyelidiki praktik ini. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Tulungagung Subarjo mengaku sudah mendengar informasi tersebut dari MUI. Dia berjanji akan segera melakukan razia di pasar tradisional untuk menjaga kesehatan konsumen. “Mudah-mudahan bisa melakukan razia secepatnya,” katanya. Sumber: MI
|
PEMERINTAH, SILAHKAN DILAKUKAN SWIPING UNTUK MENGATASI INI, MEMALIKAN.